Logitech UE6000 Review

Logitech UE6000, the ultimate portable fullsize headphone for cheap?

How the story goes

HeadFi Review in english:

Sekitar seminggu lalu, saya ketemu deal yang menarik untuk 1 gear, Logitech UE6000, Headphone Noise Cancelling yang dulu nge-hype sebagai Beats Studio Killer, memiliki MSRP awal release $200 sekarang turun drastis hingga kisaran $70-$110 di Amazon, beberapa bahkan menjualnya dengan harga dibawah itu jika mau mencari dengan seksama.

Di Indonesia, karena produk nya sendiri sudah discontinued, barangnya sparse dan hanya ditemukan stock lama, UE (Ultimate Ears) adalah subsidiary dari Logitech dan sekarang lebih terkenal sebagai produsen Speaker Wireless dan Profesional top tier Audiophile IEM daripada headset fullsize, Logitech pun kabarnya tidak mendapatkan revenue yang cukup untuk justify model baru, sekarang mereka lebih memilih untuk memproduksi headphone multi driver  yang dikhususkan untuk gamers, seperti  Logitech G933 dan G633 Artemis Spectrum (MSRP $150). Jadi kemungkinan untuk adanya successor dari UE6000 dan UE9000 cukup rendah,

Alhasil, banyak stock UE6000 yang masih sealed, tidak laku terjual dimana mana, walau jelas merupakan headset yang mumpuni terlihat ada toko2 hoarder yang menjual stock-stock ini. (psst, the price is veeery~ tempting.. you won’t believe the quality you can get for the price its going right now, really..)

Delivery and First Impression

 

UE6000 datang dengan packaging yang cukup solid, menggunakan double box dan dibungkus erat dengan selotip, repot juga sih nyoba bongkar box satu per satu (box-ception incoming) memang sih barangnya aman, tapi saya berharap sender juga berpikir gimana repotnya penerima untuk membuka box nya juga.

Setelah berapa belas menit oleh gunting, robekan, dan sheer stubborn, akhirnya terlihat juga box produknya,

AdobePhotoshopExpress_28ef78691d3f40349b372871caeb8ace

Impresi pertama: solid, terasa keras dan aman, jelas beda dari kualitas box headphone lain (Audio Technica M series dan Grado Prestige) yang pernah saya buka… “hmm.. I wonder what’s making all this weight” kepikiran… ternyata di dalam cover luar ada box lain yang memberi kesan berat itu.

Box berkesan sangat premium, bahkan cukup bagus untuk case display headset jika tidak sedang dipakai dengan sedikit modifikasi dari plastic mold dalam nya,

Di dalam kita dapati 3 hal, headphone sendiri terlindungi dalam soft travel case nya, kabel 3.5mm TRRS to 90 derajat angled 3.5mm TRRS dilengkapai dengan Apple Compatible volume control dan dan play pause+mic, dan terakhir audio jack splitter unik dari UE. Di sisi tutup terdapat kartu garasi (sudah expired, stok lama), user manual, dan kertas formalitas lain.

First Impression on accessories

Kabel dalam keadaan prima, tidak banyak retain memory dan plating gold nya masih dalam keadaan tanpa gores, terdapat strip hitam yang menjelaskan cara memasang kabel ke headset langsung untuk mendapatkan kualitas koneksi yang baik. Audio Jack splitter pun dalam keadaan tanpa gores pada casing plastic doff nya, selanjutanya ke soft case

WP_20160721_13_33_36_Pro

Soft case nya masih terasa baru, dengan bau fresh barang baru juga, tidak terlihat ada robekan di fabric nya maupun pada resleting, resleting dilengkapi dengan kain pengaman yang mencegah untuk membuka paksa menggunakan bolpen yang sering dilakukan pencuri akhir akhir ini, jadi kakau ada yang mau masang gembok kecil di case ini pun bisa, memang nggak 100% aman karena pencuri yang maksa masih bisa motong langsung kedalam, tapi paling nggak jadi safe dari tangan temen yang gatel pingin pinjem nggak bilang-bilang 😉

AdobePhotoshopExpress_4f4a3e52059d4e139076ab320750954c

Sudah nggak sabar case pun dibuka, headset nya terlihat tersimpan di dalam dengan keadaan rapi terlipat, setelah dipegang terasa beratnya cukup substansial (maklum Fullsize over ear dengan built in Amp+ANC) dan akhirnya ketemu 1 blemish/ kecacatan dari barang yang saya terima, plastic rubbery doff yang terdapat pada headband dari headphone sudah spoiled dan kotor, karakteristik tidak pernah dipakai dalam waktu berbulan2, terasa lengket dan tidak enak untuk dipegang, beneran harus dibersihakan nih.

Cara untuk saya rub dengan kain basah plus sabun, sekarang saya kasih contoh aja keadaan 1 bagian yang sudah saya coba, bagian lengket nya hilang dan jadi smooth lagi:

WP_20160721_12_52_22_Pro

 

Headphone build:

Headphone solid, tidak ada goresan pada earcup plastic gloss nya, dan karena saya ambil putih fingerprint pun tidak terlihat tertinggal dimanapun, beda dengan warna hitam yang saya dengar fingerprint magnet banget dan harus sering dilap, model putih selalu mempertahankan look nya yang bersih.

WP_20160721_12_53_13_Pro

Earcup kanan adalah tempat dimana headphone jack masuk, beda dari normal yang biasanya di kiri, dan pada bagian atas, terletak diantara headband dengan pads terdapat slider On/Off untuk ANC (Active Noise Cancelling) dan Build in Amp, dengan LED hijau ketika menyala yang mati ketika ANC tidak aktif, LED akan berganti merah jika charge dlm baterai sudah akan habis. Pada sisi kiri berisi 2 baterai AAA, enclosure dibuka dengan menekan tobol di bagian bawah earcup, terlihat 2 baterai Alkali yang diberikan penjual untuk menggantikan baterai Duracell dari pabrik yang sudah melewati masa efisiensinya.

 

 

WP_20160721_12_53_25_ProEarpads pada headset tebal dan empuk, dengan bentuk bukaan yang menyerupai telinga manusia, telinga saya dengan sangat mudah masuk kedalam dengan nyaman, tidak ada bagian yang tertekan sama sekali, padding pada headband atas pun cukup empuk dengan broad contact pada bagian atas kepala, tidak terasa tertekan pada 1 titik saja, tapi luas.

 

Bagi yang penasaran, mekanisme folding/ melipatnya menggunakan bahan metal dengan sensasi mengunci yang jelas mengeluarkan suara “click” ketika berubah posisi, adjustment untuk ukuran kepala pun menggunakan bahan metal, sungguh premium untuk harga dijualnya barang.

Overall, keadaan barang sangat solid, kerasa bener ini didesain sebagai headset stylish dengan desain cool yang menandingi Beats dalam hal kualitas dan harga, MSRP nya pada $200 sangat cocok untuk headphone ini, apalagi dengan harga refurbished dimana ini dijual sekarang… What a Steal! Jadi sekarang waktunya untuk masukin jack dan denger suaranya.

AdobePhotoshopExpress_290d476465f447a7966a566b8ffc7a4d

Saya menggunakan heaphone dengan 2 line:

(1) Sony Multiflip> Fiio Q1> UE6000 desktop

(2) Fiio M3> UE6000 untuk portable

Review untuk kedua gear Fiio akan menyusul

Tes akan lakukan dengan 4 skenario meggunakan 2line tadi:

1>    Unamped dengan ANC Off: volume untuk enjoyable listening minimal 27/60, dengan mencapai hingga 31/60 untuk tempat sibuk, suara warm dengan bass yang nendang, mids yang yang ketinggalan, treble  soll off cukup awal, yang paling kerasa bener2 bass nya, fun an exciting banget, bener2 addicting. Suara environment bener bener nggak kepikiran

1> Unamped dengan ANC On: volume Bass naik drastic, tendangannya lebih dalem lagi, mids kerasa jadi lebih mundur karena sedikit (very slightly) ketutupan bass, treble nya pun cring nya nambah, suaranya    jadi lebih “V” Shaped, sangat fun dan engaging.

2> Amped dengan ANC Off: Sama dengan seknario tanpa amp, Cuma treble yang recessed bisa lebih dimajuin lagi, nah ini bener 2 jadi sound signature yang nyenengin, balanced dan fun, all around sound sig yang bikin orang pingin headbanging, toe tapping dan dancing 😀

2> Amped dengan ANC On: Bass dan treble lebih maju lagi, emphasis pada bass bener2 kerasa, overall sama denga unamped Cuma lebih keras saja.

Untuk beberapa orang, mungkin mode ANC memiliki sedikit terlalu banyak bass, quantity yang di boost juga menyebabkan sound sig menjadi lebih U dari balance yang didapat pada mode passive, tapi walau begitu UE6000 pantes untuk dimiliki hanya untuk kualitas suara saat passive. Unamped mungkin beberapa smartphone akan sedikit kesusahan untuk nge drive headphone ini, denagn Fiio M3 yang rata2 untuk headphone closed hanya 24/60, denagn UE6000 harus naik hingga 27-31/60, tapi masalah ini hilang denagn mengaktifkan built in Amp untuk ANC nya, bener emang sura berubah, tapi yang penting dapat enjoyable listening volume..

Tes ANC (Active Noise Cancelling)

Perlu diketahui bahwa built in amp dan ANC terdengar suara “krrsh” seperti sinyal radio rendah ketika mengaktifkan ANC pada suasana tenang, sangat pelan dan tidak terdengar pada saat sudah dimainkan, tapi akan terdengar pada lagu yang banyak silent passage seperti akustik dll. Ini normal dan adalah efek dari system kerja Amp& ANC yang terdapat didalamnya, bukan karena defek dari barang.

Suara UE6000 cocok untuk penggunaan portable diluar rumah, ANC yang disediakan mengurangi suara luar, terumama frequensi rendah dengan suara konstan (suara mesin, bisikan AC, dengungan pesawat) lah yang tertutup, sedikit dibawah dari kualitas ANC dari headset yang lebih mahal seperti Sony MDR ZX770BN dan Beats Studio 2.0 yang pernah saya coba. Walaupun begitu saya sudah coba gunakan pada keadaan sangat bising seperti pameran dan ruang hall besar, UE6000 mampu menghilangkan semua suara mengganggu, dikombinasikan dengan isolasi passive yang diberikan oleh earpad nya, plus enhanced bass section saat ANC On, sudah sangat lebih dari cukup untuk mencegah suara environment dari mengganggu enjoyment music listening kita saat out and about

WP_20160721_10_12_53_Pro

Round Up:

UE6000 adalah headset untuk pencinta bass yang cepat dan dalam tapi tidak menutupi vocal dan instrument, dengan bonus tidak bikin capek telinga dengan sound sig yang warm, UE6000 adalah Fullsize Over Ear yang sempurna untuk kalian yang manginginkan kenyamanan tanpa sacrifice kualitas suara, dan portabilitas dengan kelengkapan ANC, mic dan remote, apalagi desain foldable, bakal sulit untuk mencari headset lain dengan feature set sama denggan harga under $100 🙂

 

N.B: Logitech juga release UE9000, essentially UE6000 dengan fungsi Bluetooth, kalau ada yang nemu satu dengan harga murah, sikat aja! 🙂

*Update: Case di mod dengan foam cutouts jadi wadah simpan 🙂

Kabel di tempat kertas instruksi atas, foam dipotong bias pas untuk earcup & band

Links:

Penulis menjual headphone ini pada:

https://www.bukalapak.com/p/elektronik/headphone/7rq6yv-jual-logitech-ue6000-noise-cancelling-headphone

Head Fi Thread for UE6000& its wireless brother, UE9000

http://www.head-fi.org/t/623894/review-logitech-ue9000-ultimate-ears-headphones-released-the-ue4000-ue6000-and-the-ue9000-impressions-thread

http://www.head-fi.org/t/646595/logitech-ue6000

InnerFidelity Review of UE6000, it used to sit on his “Wall of Fame” when it got into that, you know it’s bloody good J

http://www.innerfidelity.com/content/surprisingly-good-logitec-ue6000-and-ue9000

Line up headset Logitech sekarang:

http://gaming.logitech.com/en-za/gaming-headsets

Advertisements

7 thoughts on “Logitech UE6000 Review

    • Kalau bisa dapet Deal yang bagus untuk UE nya ambil UE,(karena disontinued, harga pasang surut). Juga tergantung dari preference sound signature juga, lebih suka treble atau bass? pentingin detail musik atau have fun?

      Like

  1. kalo 500k ambil ga gan enaknya ? saya bakal pake buat mixing juga sih selain denger lagu biasa. Kira-kira bassnya dominan banget gak kalo dipake buat mixing ?
    btw, keren gan reviewnya di head-fi. Ga nyangka orang indo. saya lagi hunting yg murmer soalnya, eh ga sengaja nemu UE-6000

    Like

    • Barusan aku pakai dungeon beberapa music dari akustik, pop, Rnb, dan terakhir, orchestra, asalkan NC mati (inbuilt amp & dsp mati) suara nya lumayan balanced, dengan amp on jadi jauh lebih V shaped bass bisa overwhelming.

      Like

    • Kalau komparasi langsung dengan M40x:
      M40x menang di extension, baik lows maupun highs, tapi jelas perbedaanya di detail, suara Cymbal “crash” mundur di UE, untuk bass punch lebih kerasa di UE, di M40x kerasa lebih flat.
      Hasilnya: kalau pingin detail, vocal legibility dan sound sig neutral pilih M40x. UE untuk yang pingin bass, suara balanced (lebih Ke warm) jadi lebih enak untuk penggunaan lama (M40x bisa bikin capai telinga).
      Dari keduanya, comfort UE6000 jauh lebih nyaman dibanding M40x stok, dan overall lebih cocok sebagai headphone satu satu nya karena sifatnya yang all rounder.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s